Ngaji Ke-NU-an Sebagai Benteng Akidah Nahdliyin Sudan

Lembaga Kaderisasi Nahdlatul Ulama (LKNU) Sudan telah menggadakan acara Ngaji Ke-NU-an untuk Nahdliyin Sudan, terkhusus bagi angkatan 2021 dan 2022. Acara tersebut diadakan sebanyak tiga kali pertemuan di tanggal 2, 4, dan 6 Januari di Wisma PCINU Sudan.

Baca juga Harokah-Barokah ala Nahdliyah; Format Kaderisasi Dinamis LKNU Sudan

LKNU merujuk buku “Aswaja An Nadhiyyah” karangan dari PWNU Jatim. Buku tersebut dirasa sangat bagus dalam menilik kajian-kajian Aswaja yang sesuai dengan manhaj NU. LKNU juga merasa perlu untuk mengkaji ulang dan menambah wawasan tentang ke-NU-an bagi para Nahdliyin Sudan.

“Di samping itu, LKNU mengadakan kegiatan ini guna membentuk kader-kader yang mumpuni dalam menjaga khazanah Aswaja, khususnya paham yang digunakan oleh masyarakat nahdiyyah. Sekaligus untuk melatih mental dan skill sebelum terjun ke masyarakat luas,” tambah Tibyan Fahmi selaku ketua LKNU Sudan.

Pengaderan untuk memperkokoh khazanah Aswaja harus diupayakan demi terjaganya marwah NU. Hal ini telah diupayakan oleh LKNU Sudan demi mencetak generasi yang melek dengan perjuangan NU yang menjaga agama Islam yang sejalan dengan ulama salaf.

Kajian ke-NU-an yang diinisiasi oleh  LKNU Sudan ini sekaligus dibuat untuk mematangkan dan memperdalam khazanah akan pentingnya kesadaran generasi NU saat ini harus ikut serta dalam menjaga dan mempertahankan tujuan dari pendiri NU.

“Harapan dari terselenggaranya acara ini adalah supaya bertambahnya skill para kader di masa mendatang dan menambah wawasan khazanah ke-NU-an,” harapan Tibyan Fahmi.

Ancaman rusaknya akidah  di era sekarang sangatlah berbahaya jika tidak dibendung. Dengan media elektronik yang sangat modern seperti sekarang ini pemikiran bebas dan tanpa dasar bisa menjadikan seseorang hilang kendali dan tak tahu menahu soal akidah Islam yang berhaluan dengan Ahlus Sunnah Wal Jamaah. Musuh-musuh Islam bisa saja menggunakan kecanggihan media sebagai senjata untuk merusak akidah seorang muslim.

Baca juga Silatul Afkar; Meneguk Saripati Khazanah Tasawuf Bersama Lakpesdam PBNU

Pewarta: M. Jaddul Haq

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: